Minggu, 30 Maret 2014

modem

MODEM
Modem berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.
Jenis-jenis modem
  • Modem ISDN
  • Modem GSM
  • Modem analog yaitu modem yang membuat sinyal analog menjadi sinyal digital
  • Modem ADSL
    • Modem teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscribe Line) yang memungkinkan berselancar internet dan menggunakan telepon analog secara berbarengan. Caranya sangat mudah, untuk ADSL diberikan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line. Posisi Splitter ditempatkan di depan ketika line telepon masuk. Artinya, tidak disarankan untuk mencabangkan line modem untuk ADSL dengan suara secara langsung. Alat Splitter berguna untuk menghilangkan gangguan ketika menggunakan ADSL modem. Dengan Splitter keduanya dapat berjalan bersamaan, sehingga pengguna dapat menjawab dan menelpon seseorang dengan telepon biasa. Di sisi lain, pengguna tetap dapat terkoneksi dengan internet melalui ADSL modem.
  • Modem kabel yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat TV Kabel
  • Modem CDMA
    • Modem CDMA yaitu modem yang menggunakan frekuensi CDMA 800 MHz atau CDMA 1x. Dan yang terbaru menggunakan frekuensi EVDO Rev-A (setara dengan 3G) dan teknologi CDMA terbaru adalah EVDO Rev-B.











SOSOK PENTING KEBIJAKAN KEUANGAN

            Sri Mulyani Indrawati tau yang lebih sering dipanggil Sri Mulyani yang lahir di Bandar Lampung,Lampung pada tanggal  26 Agustus 1962 dari pasangan Prof. Satmoko (alm) dan Prof. Dr. Retno Sriningsih Satmoko (almh) yang keduanya adalah guru besar dari universitas Negri Semarang (dulu IKIP Semarang).
            Sebenarnya, pasutri Satmoko membesarkan anak-anak mereka secara biasa saja. Kehidupan mereka layaknya keluarga normal lain, sehingga tidak ada yang istimewa. Namun, menurut Sri Mulyani, ada tiga poin penting dalam cara orang tuanya mendidik anak. Pertama, anak-anak dididik untuk selalu bersama dan bersatu. Ini mengingat ekonomi mereka tidak melimpah, karena mereka 10 bersaudara dan orang tua berprofesi sebagai dosen. Kedua, selain dianjurkan jempolan dalam mata pelajaran sekolah, anak-anak diarahkan untuk aktif dalam kegiatan di luar sekolah. Misalnya, voli, basket, hiking, pramuka, Palang Merah Remaja dan paduan suara. Ketiga, membaca dijadikan sebagai kebiasaan atau hobi. Kompas dan Suara Merdeka menjadi bacaan wajib keluarga itu, sedangkan bacaan lain di saat kecil dan remaja adalah Majalah Bobo, Kuncung, Gadis, dan buku-buku nonmata pelajaran.
            Sri Mulyani berasal dari SMA Negeri 3 Semarang (1978-1981) yang kemudian melanjutkan e Sarjana Ekonomi di UI (1981-198). Beliau juga lulusan Master of Science op Police Economic di University of Illinois Urbana Champaign, USA (1988-1990) serta Ph.D. of Economics di University of Illinois Urbana Champaign, USA (1990-1992).
            Sri Mulyani menikah dengan tony Sumartono yng dikaruniai 3 anak. Anak pertama mereka, Dewinta Illinia, telah berkuliah di Australia. Anak kedua, Adwin Haryo Indrawan yang baru saja lulus dari SMU Al Azhar, akan segera kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Putra ketiga mereka, Lukman Indra Pambudi yang baru lulus SMP rencananya akan melanjutkan sekolahnya di Washington.
            Sri Mulyani memiliki spesialisasi penelitian dalam ekonomi, yaitu
a)      ekonomi monoter,
b)      perbankan dan ekonomi tenaga kerja.
Beliau memliki beberapa pengalaman kerja, seperti Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI), Juni 1998 – Sekarang, Anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan Bidang Keuangan dan Moneter, Departemen Keuangan RI, Juni 1998 s/d sekarang, Asisten Profesor, University of lllinois at Urbana, Champaign, USA, 1990 – 1992 dan masih banyak lagi.
Sri Mulyani adalah seorang pemimpin yang visioner. Saat menjabat sebagai kepala Bappenas, dia sudah memprediksi ekonomi Indonesia ke depan akan bertumpu pada konsumsi dan investasi. Namun, dia berharap sektor konsumsi tidak terus-menerus dijadikan tulang punggung pertumbuhan.
“Investasi mutlak kita butuhkan untuk menyokong pertumbuhan ekonomi. Untuk mendorong peningkatan investasi, perlu adanya perbaikan iklim investasi dan infrastruktur yang memadai,” tegasnya kala itu.
            Kepribadiannya yang lugas dan cerdas, telah mengantarkannya kepada pergaulan yang sangat luas. Ia disenangi banyak orang di dalam dan luar negeri. Tak heran bila pada awal Oktober 2002 lalu ia terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group), menggantikan Dono Iskandar Djojosubroto. Dia menjadi perempuan pertama dari Indonesia menduduki posisi itu.
Dua penghargaan telah diraih Sri Mulyani, yaitu Wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007 dan Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets.
            Sri Mulyani memiliki sifat yang tegas, jujur, dan bertanggung jawab. Hal ini dibuktikannya dengan adanya kasus bank century yang dapat ia selamatkan karna jika tidak akan membahayakan perekonomian dan perbankan di Indonesia.
Beliau sempat bergumen tegas, saat kedatanganya di rapat Rencana Kerja Kementrian Keuangan dipermasalahkan oleh salah satu Fraksi, Dengan Lantang beliau menjawab kritikan tersebut dengan profesionalisme.
            Untuk Bank Dunia, Sri Mulyani adalah sosok yang tetap kukuh memegang prinsip-prinsip dalam mengelola ekonomi makro negaranya. Keberhasilan perekonomian Indonesia pada saat krisis keuangan global dan dalam pemulihan selanjutnya adalah bukti kebenaran dari prinsip-prinsip yang dianutnya. Bank Dunia harus mengambil dari banyak pengalaman Sri Mulyani. Dia bisa memainkan peran penting dalam melaksanakan reformasi kunci dan memperkuat organisasi Bank Dunia. Penunjukan Sri Mulyani dalam perspektif ini adalah pilihan yang tepat. Sri Mulyani adalah salah satu orang langka yang memiliki mandat luar biasa yang sesuai dengan apa yang Bank Dunia perlukan disaat yang semakin sulit dan penuh gejolak.
            Dengan segala jabatan tersebut sudah pasti membuat jadwal ibu satu ini seringkali padat, namun tidak demikian beliau melupakan kewjibanya sebagai seorang ibu dan istri bagi keluarga-keluarganya. dengan kesibukanya, ibu sri mulyani tetap menyiapkan sarapanya sendiri untuk keluarganya.
            Beliau membuktikan kepada wanita Indonesia bahwa tidak hanya para laki – laki yang mampu berkiprah di kancah Internasional, apalagi mendapat jabatan yang cukup diperhitungkan. Beliau juga tidak mendapatkan semua  itu secara instan, melainkan penuh dengan perjuangan.
Untuk menjadi seorang yang besar, bukanlah hasilnya yang patut dicontoh dan diteladani, namun proses untuk mencapainya lah yang patut dicontoh dan diteladani. 
            Banyak orang yang beranggapan bahwa Sri Mulyani merupakan R.A Kartini masa kini, hal ini karena dia berjuang dalam bidang ekonomi diluar maupun didalam negri.

Minggu, 17 November 2013

diferensiasi berdasarkan klan



Diferensiasi Berdasarkan Klan


Kesatuan terkecil dari kerabat unilateral disebut denganklan. Dalam klan, masyarakat yang bertalian darah(genealogis) dipengaruhi oleh faktor pertalian darah yangsangat kuat, sedangkan masyarakat yang bertalian denganfaktor teritorial (daerah) hampir tidak tampak. Tiap-tiaporang merasa ada pertalian darah antara satu dengan yanglainnya, sebab mereka merasa satu keturunan (samaleluhurnya). Begitu juga kelangsungan hak dankewajiban diurus dalam suatu kelompok, di manaanggota kelompok itu ditentukan berdasarkan garisketurunan laki-laki atau perempuan.

Klan merupakan suatu satuan sosial yang para anggotanya memiliki hubungan kekerabatan.Dengan demikian, kesatuan klan didasarkan atas hubungan darah atau keturunan(geneologis). Biasanya klan atau kelompok kekerabatan ditarik berdasarkan garis keturunan(unilateral). Kelompok kekerabatan yang didasarkan pada garis keturunan dari pihak bapakdikenal dengan istilah patrilineal, sedangkan kelompok kekerabatan yang didasarkan padagaris keturunan dari pihak ibu dikenal dengan istilah matrilineal.

Kelompok kekerabatan banyak dijumpai dalam kehidupan bangsa Indonesia. Klanklanyang ada dalam kehidupan masyarakat Batak disebut dengan marga, seperti MargaSimanjuntak, Marga Hutabarat, Marga Harahap, Marga Hutagalung, Marga Hutauruk, danlain sebagainya. Masyarakat Minangkabau juga mengenal sistem klan yang disebut dengankampuang.

Klan berhubungan dengan latar belakang keturunan yangtergabung dalam keluarga luas, baik berdasarkan garis keturunanwanita (matrilineal) maupun laki-laki (patrileneal) atau keduanya.Klan merupakan suatu organisasi sosial yang khusus menghimpunanggotanya berasal dari satu keturunan yang sama sehingga klanakan memiliki struktur sosial tersendiri yang secara khusus untukmemperkokoh ikatan kekerabatan di antara mereka.

Orang-orang yang terhimpun dalam suatu klan dapat diketahuidari nama belakang (nama keluarga) yang mereka pakai seperti yangdimiliki oleh masyarakat Batak, tetapi terdapat juga anggota sebuahklan yang dapat dikenali dari lambang-lambang yang dipasang dirumah atau perilaku khusus yang hanya berlaku bagi suatu klan.Klan di Indonesia merupakan warisan budaya yang diturunkan olehpendahulu mereka.

Tidak semua orang Indonesia memiliki klan karena di antaramereka banyak yang tidak memperhitungkan latar belakang atauasal keturunan. Adanya perkawinan antarsuku bangsa dapatmemperlemah kedudukan seseorang dalam keanggotaan suatu klan,dan yang bersangkutan dapat saja membentuk suatu struktur sosialbaru yang berbeda dari klan.

Dari uraian tersebut kita dapat mengidentifikasi, bahwaciri-ciri klan adalah sebagai berikut.
1.    Ikatan kekerabatannya berdasarkan persamaanleluhur atau pertalian darah.
2.   Hubungan antaranggota sangat erat.
3.   Pemilihan pasangan hidup diatur menurut prinsipendogami (pemilihan pasangan di dalam klan).
4.   Merupakan kelompok kerja sama abadi.
Klan-klan yang ada dalam masyarakat menganut sistem kekerabatan yang berbeda-beda. Sistem kekerabatan yang umum berlaku ada tiga macam, yaitu patrilineal, matrilineal, dan bilateral atau parental.
1.    Sistem Kekerabatan Patrilineal. Sistem kekerabatan patrilineal adalah sistem kekerabatan yang menarik garis keturunan dari pihak ayah atau laki-laki. Di negara kita, sistem kekerabatan ini antara lain dianut oleh masyarakat Batak.
2.   Sistem Kekerabatan Matrilineal. Sistem kekerabatan matrilineal adalah sistem kekerabatan yang menarik garis keturunan dari pihak perempuan atau ibu. Di negara kita, sistem kekerabatan ini antara lain dianut oleh masyarakat Minangkabau
3.   Sistem Kekerabatan Bilateral atau Parental. Sistem kekerabatan bilateral adalah sistem kekerabatan yang menarik garis keturunan dari kedua belah pihak, baik dari laki-laki atau ayah maupun dari perempuan atau ibu. Di negara kita,sistem kekerabatan ini antara lain dianut oleh masyarakat Jawa.
Klan (Clan) sering juga disebut kerabat luas atau keluarga besar. Klen merupakan kesatuan keturunan (genealogis), kesatuan kepercayaan (religiomagis) dan kesatuan adat (tradisi). Klan adalah sistem sosial yang berdasarkan ikatan darah atau keturunan yang sama umumnya terjadi pada masyarakat unilateral baik melalui garis ayah (patrilineal) maupun garis ibu (matrilineal).
Klan atas dasar garis keturunan ayah (patrilineal) antara lain terdapat pada:
• Masyarakat Batak (dengan sebutan Marga)
 Marga Batak Karo : Ginting, Sembiring, Singarimbun, Barus, Tambun, Paranginangin;
§
 Marga Batak Toba : Nababan, Simatupang, Siregar;
§
 Marga Batak Mandailing : Harahap, Rangkuti, Nasution, Batubara, Daulay.
§
• Masyarakat Minahasa (klannya disebut Fam) antara lain : Mandagi, Lasut, Tombokan, Pangkarego, Paat, Supit.
• Masyarakat Ambon (klannya disebut Fam) antara lain : Pattinasarani, Latuconsina, Lotul, Manuhutu, Goeslaw.
• Masyarakat Flores (klannya disebut Fam) antara lain : Fernandes, Wangge, Da Costa, Leimena, Kleden, De- Rosari, Paeira.
Klen atas dasar garis keturunan ibu (matrilineal) antara lain terdapat pada masyarakat Minangkabau, Klennya disebut suku yang merupakan gabungan dari kampuang-kampuang. Nama-nama klen di Minangkabau antara lain : Koto, Piliang, Chaniago, Sikumbang, Melayu, Solo, Dalimo, Kampai, dsb.
Masyarakat di Flores, yaitu suku Ngada juga menggunakan sistem Matrilineal
Masyarakat Indonesia memiliki banyak keragaman dan perbedaan. Sebagai contohnya keragaman agama, ras, etnis, pekerjaan, budaya, maupun jenis kelamin. Tidak dapat dimungkiri keragaman ini menjadi potensi pokok munculnya konflik di Indonesia.
 Perbedaan-perbedaan di samping terlihat secara horizontal. Perbedaan inilah dalam sosiologi dinamakan dengan istilah diferensiasi sosial. Diferensiasi sosial berasal dari bahasa Inggris yaitu difference, yang berarti perbedaan. Secara istilah pengertian diferensiasi sosial adalah pembedaan anggota masyarakat ke dalam golongan secara horizontal, mendatar, dan sejajar atau tidak memandang perbedaan lapisan. Asumsinya adalah tidak ada golongan dari pembagian tersebut yang lebih tinggi daripada golongan lainnya.
Dengan demikian, dalam diferensiasi sosial tidak dikenal adanya tingkatan atau pelapisan, seperti pembagian kelas atas, menengah, dan bawah. Pembedaan yang ada dalam diferensiasi sosial didasarkan atas latar belakang sifat-sifat dan ciri-ciri yang tidak sama dalam masyarakat, klan, etnis, dan agama. Kesemuanya itu disebut kemajemukan sosial, sedangkan pengelompokan berdasarkan profesi dan jenis kelamin disebut heterogenitas sosial.

Ciri Dasar Diferensiasi Sosial

Pada dasarnya keberadaan diferensiasi sosial ditandai dengan adanya ciri-ciri utama, yaitu:

·         Ciri Fisik

Diferensiasi ini terjadi karena perbedaan ciri-ciri tertentu. Misalnya: warna kulit, bentuk mata, rambut, hidung, muka, dan sebagainya.

·         Ciri Sosial

Diferensiasi sosial ini muncul karena perbedaan pekerjaan yang menimbulkan cara pandang dan pola perilaku dalam masyarakat berbeda. Termasuk di dalam kategori ini adalah perbedaan peranan, prestise, dan kekuasaan.
Contoh: pola perilaku seorang perawat akan berbeda dengan seorang karyawan kantor.

·         Ciri Budaya

Diferensiasi budaya berhubungan erat dengan pandangan hidup suatu masyarakat menyangkut nilai-nilai yang dianutnya, seperti religi atau kepercayaan, sistem kekeluargaan, keuletan, dan ketangguhan. Hasil dari nilai-nilai yang dianut suatu masyarakat dapat kita lihat dari bahasa, kesenian, arsitektur, pakaian adat, agama, dan sebagainya.